Saturday, April 30, 2011

Tak Ada Lagi Prosesor Phenom, Athlon, dan Sempron :D


Agar memudahkan konsumen memilih produk yang dibutuhkannya, AMD berencana untuk mengkategorikan prosesornya dalam 3 bagian. Ini berarti tak ada lagi Phenom, Athlon atau pun Sempron.

Hal tersebut mulai diungkap oleh X-bit Labs yang mengklaim telah mendapatkan salinan dokumen dari AMD yang berisikan pengkategorian prosesor. Ke depannya hanya akan ada 3 kategori prosesor dalam platform AMD Vision yakni, seri FX, seri A dan seri E.

Seri FX konon bakal dikembangkan berdasarkan arsitektur Bulldozer, yang terdiri dari berbagai varian yakni 4 core, 6 core dan 8 core. Proseor ini akan dikemas dalam label AMD Vision Black dan AMD Vision Ultimate.

Sedangkan seri A merupakan jajaran produk kelas menengah yang sudah memiliki Accelerated Processing Units (APU). Prosesor dengan 4 core ini bakal memiliki 'otak' dari kartu grafis seri 6 untuk menopang performanya. Seri ini akan dilabeli AMD Vision Ultimate dan AMD Vision Premium.

Seri terakhir yang merupakan entry level adalah seri E. Prosesor kelas ini hanya akan memiliki 2 core dengan APU dasar dari keluarga Radeon HD 6000. Produk ini bakal dijual dengan label AMD Vision.

Namun sayangnya AMD masih malu-malu mengungkap ketiga kategori baru tersebut.
Read More...

Spesifikasi Lengkap iPad 2 :)


iPad 2 telah resmi diperkenalkan oleh Apple. Berbagai perubahan signifikan disematkan di iPad 2, seperti prosesor dual core A5 dan desain yang benar-benar baru. Tengok saja, bodinya sepertiga kali lebih langsing ketimbang versi pertama, dengan ketebalan cuma 8,8 mm. Ukuran ini bahkan lebih tipis daripada iPhone 4.

Kemudian, seperti bocoran foto yang belum lama ini beredar, iPad 2 tersedia dalam dua warna pilihan, yakni hitam dan putih. Lalu, seperti apa spesifikasi iPad 2 ini?

1. Model:
- Wi-Fi
- Wi-Fi + 3G

2. Ukuran:
- Tinggi: 9,50 inch (241,2 mm)
- Lebar: 7,31 inch (185,7 mm)
- Ketebalan: 0,34 inch (8,8 mm)
- Berat: 1,33 pounds (601 g) Wi-Fi, 1.34 pounds (607 g) 3G


3. Storage
- 16GB
- 32GB
- 64GB

4. Konektivitas
- Wi-Fi (802.11a/b/g/n)
Bluetooth 2.1 + EDR technology
- Wi-Fi + 3G model: UMTS/HSDPA/HSUPA (850, 900, 1900, 2100 MHz); GSM/EDGE (850, 900, 1800, 1900 MHz)
- Wi-Fi + 3G for Verizon model: CDMA EV-DO Rev. A (800, 1900 MHz)

5. Layar
- 9,7 inch (diagonal) LED-backlit glossy widescreen Multi-Touch display with IPS technology
- 1024-by-768-pixel resolution at 132 pixels per inch (ppi)
- Fingerprint-resistant oleophobic coating
- Support for display of multiple languages and characters simultaneously

6. Chip
- 1GHz dual-core Apple A5 custom-designed, high-performance, low-power system-on-a-chip

7. Kamera, Foto dan Video Recording
- Kamera Belakang (resolusi belum disebutkan) : Video recording, HD (720p) up to 30 frames per second with audio; still camera with 5x digital zoom
- Kamera Depan: Video recording, VGA up to 30 frames per second with audio; VGA-quality still camera
- Photo and video geotagging over Wi-Fi

8. Baterai
- Wi-Fi:
+ Built-in 25-watt-hour rechargeable lithium-polymer battery
+ Sampai 10 jam akses web di Wi-Fi, lihat video, atau mendengar musik
+ Charging via power adapter or USB to computer system

- 3G:
+ Built-in 25-watt-hour rechargeable lithium-polymer battery
+ Sampai 10 jam akses web di Wi-Fi, lihat video, atau mendengar musik
+ Sampai 9 jam akses web memakai jaringan data 3G
+ Charging via power adapter or USB to computer system

9. Input/Output
- 30-pin dock connector port
- 3.5-mm stereo headphone minijack
- Built-in speaker
- Microphone
- Micro-SIM card tray (Wi-Fi + 3G model)

10. Sensor
- Three-axis gyro
- Accelerometer
- Ambient light sensor

11. Location
- Wi-Fi
- Digital compass
- Assisted GPS (3G only)
- Cellular (3G only)

12. Audio Playback
- Frequency response: 20Hz to 20,000Hz
- Audio formats supported: HE-AAC (V1 and V2), AAC (8 to 320 Kbps), Protected AAC (from iTunes Store), MP3 (8 to 320 Kbps), MP3 VBR, Audible (formats 2, 3, and 4, Audible Enhanced Audio, AAX, and AAX+), Apple Lossless, AIFF, and WAV
- User-configurable maximum volume limit
- Dolby Digital 5.1 surround sound pass-through with Apple Digital AV Adapter (sold separately)

13. TV & Video
- Video mirroring and video out support: Up to 1080p with Apple Digital AV Adapter or Apple VGA Adapter (cables sold separately)
- Video out support at 576p and 480p with Apple Component AV Cable; 576i and 480i with Apple Composite AV Cable
- Video formats supported: H.264 video up to 720p, 30 frames per second, Main Profile level 3.1 with AAC-LC audio up to 160 Kbps, 48kHz, stereo audio in .m4v, .mp4, and .mov file formats; MPEG-4 video, up to 2.5 Mbps, 640 by 480 pixels, 30 frames per second, Simple Profile with AAC-LC audio up to 160 Kbps per channel, 48kHz, stereo audio in .m4v, .mp4, and .mov file formats; Motion JPEG (M-JPEG) up to 35 Mbps, 1280 by 720 pixels, 30 frames per second, audio in ulaw, PCM stereo audio in .avi file format
Read More...

4 Kekecewaan Di Apple Ipad 2 :)


Kehadiran iPad 2 tengah jadi perbincangan hangat. Di balik segala fitur baru yang diusungnya, tetap saja ada sejumlah hal yang dinilai mengecewakan.

1. Tidak ada USB Port dan SD Card Slot

Sama seperti iPad versi original, tidak ada fitur USB Port dan SD Card Slot di iPad generasi baru, meski sebelumnya terbersit rumor tentang adanya fasilitas ini. Ketiadaan dua fasilitas tersebut cukup merepotkan bagi pengguna.

2. Teknologi Layar Masih Sama

Sebelumnya ada kabar iPad 2 bakal memiliki teknologi retina display yang mengharumkan nama iPhone 4. Namun harapan itu sirna, iPad 2 memiliki layar sama saja dengan iPad versi pertama. Meski performa layar ini memang baik, namun tetap saja ada kekecewaan terkait tidak adanya teknologi baru.

3. Software Tidak Jauh Berbeda

iOS 4.3 yang dibawa iPad 2 menyertakan pembaharuan seperti fasilitas iTunes Share dan performa browser Safari lebih cepat. Namun secara fundamental, kapabilitasnya sama saja. Hal ini cukup riskan karena software para kompetitor seperti Android Honeycomb dan WebOS di HP TouchPad mulai menunjukkan kebolehannya.

4. Konektifitas Tambahan yang Mahal

Ingin menghubungkan iPad ke televisi dengan HDMI? Maka konsumen harus merogoh kocek untuk menebus Apple Digital AV Adapter seharga USD 39. Ingin mentransfer foto secara langsung ke iPad tanpa melalui iTunes? Butuh lagi uang USD 29 untuk membeli Apple iPad Camera Connection Kit. Relatif mahal dan ribet.
Read More...

iPad 2 Paksa Samsung Perbaiki Galaxy Tab 10,1 :D


Kedatangan iPad 2 menyengat Samsung. Pejabat Samsung mengakui iPad 2 membuat beberapa bagian di Galaxy Tab versi layar 10,1 inch terlihat kurang baik. Harga iPad 2 yang relatif murah, mungkin juga memaksa Samsung menurunkan rencana harga tablet Galaxy Tab 10,1 inch.

"Kami harus meningkatkan beberapa bagian yang kurang," ucap Lee Don-Joo, Samsung's Mobile Division VP, Hanya saja dia tak menyebut secara detail bagian mana saja yang masih perlu diperbaiki.

Samsung belum lama ini memperkenalkan Galaxy Tab 10'1 inch sebagai amunisi baru untuk bersaing dengan deretan tablet lain, terutama iPad 2. Tablet berbasis Android Honeycomb ini dibekali beragam fitur menawan, tapi tampaknya Don-Joo masih merasa kurang puas saat membandingkannya dengan iPad 2.

Don-Joo tak lupa mengamati harga iPad 2, yang bakal dijual mulai USD 499. Dia pun sedang mereka-reka banderol yang pantas untuk Galaxy Tab 10,1 inch sehingga mampu memberi perlawanan berarti. Galaxy Tab 10,1 akan segera dipasarkan oleh Samsung.

"Tablet 10 inch ini akan dibanderol lebih tinggi dari yang 7 inch, namun kami akan memikirkannya lagi," imbuh Don Joo.

Produsen asal Korea Selatan ini sering dianggap sebagai satu-satunya rival cukup berarti bagi iPad edisi pertama. Samsung Galaxy Tab versi 7 inch terjual sekitar dua juta unit pada tahun 2010. Namun jumlah ini memang jauh dari penjualan iPad yang mencapai sekitar 15 juta unit.
Read More...

Intel Akui Rangkul Honeycomb Untuk 2011 :D


Intel mengakui bahwa pihaknya sedang melakukan porting Android 3.0 alias Honeycomb untuk berjalan di atas arsitektur x86 yang diusungnya. Hal itu diyakin akan rampung pada 2011.

Otellini mengaku yakin bahwa di 2011 perangkat tablet dengan Honeycomb di atas arsitektur Intel sudah bisa tersedia. Prosesor yang akan digunakan, tentunya, adalah Intel Atom.

Awal April 2011 Intel telah mengumumkan Oak Trail. Ini merupakan jajaran prosesor Intel Atom yang diklaim cocok untuk digunakan pada tablet.

Otellini juga berharap di 2011 ini akan muncul perangkat tablet dengan Oak Trail yang menawarkan beragam sistem operasi. Termasuk Windows, Android dan MeeGo.
Read More...

Google Rilis Video Chat Untuk Android :D



Google meluncurkan Google Talk dengan video dan voice chat untuk ponsel Android. Fitur ini pertama kali bakal menyambangi Nexus S, ponsel Google yang dibuat bersama Samsung.

Fitur tersebut jadi bagian dalam update Android 2.3.4 yang akan dirilis beberapa waktu mendatang. Selain Nexus S, ponsel yang memakai Android Gingerbread atau versi 2.3 bakal mendapat giliran meski belum disebut kapan waktunya.

Memang sebagai ponsel buatan Google, Nexus S selalu mendapat perlakuan khusus dan mendapat update paling cepat jika dibanding ponsel Android lain yang edar di pasaran.

Dengan fitur baru ini, user dapat melakukan video chat melalui koneksi wireless, baik 3G atau Wi Fi. Selama ini, memang video chat sudah bisa dilakukan di ponsel Android, tapi melalui aplikasi pihak ketiga seperti Fring atau Skype.

Sayangnya, pengguna Android versi di bawah Gingebread tidak akan mendapat fitur tersebut.
Read More...

Cara Menghapus Spyware Security Tool Hingga Bersih :D

Loh kenapa kok harus dihilangkan? Bukannya Security Tool itu adalah Tool bawaan daripada Windows? Ya, awalnya sih kelihatan seperti demikian, saya juga sempat hampir terkecoh awalnya. Security Tool ini sebenarnya adalah spyware (virus jahat) yang bertujuan untuk mencuri data-data penting kita seperti username, password dan kartu kredit.
Nah, spyware ini berpura-pura menjadi tool anti-spyware yang berfungsi untuk membersihkan komputer kita. Padahal itu palsu! Security Tool menampilkan pesan eror bahwa komputer kita sedang terjangkit virus, spyware dan malware berbahaya, dan kita diharuskan untuk “membersihkannya”. Padahal file-file yang disebutkan itu dalam keadaan normal. Pokoknya, jangan percaya pada apapun yang dikatakan oleh Security Tool ini.
Berikut tampilan Security Tool:



Kecurigaan saya berawal dari saat saya melihat pesan eror secara tiba-tiba. Dan, pesan itu muncul tanpa ada proses scanning. Setelah itu saya berusaha mengklik kanan icon yang muncul pada taskbar kanan. Namun klik kanan tersebut tidak menampilkan apapun, aneh bukan? Satu lagi, saat saya mencoba mencari program bernama Security

Tool di program Add or Remove Program, aplikasi yang bernama Security Tool ini tak pernah ada!
Sempat saya scan dua kal menggunakan Smadav, namun tak terdeteksi. Hal ini bisa dimaklumi karena anti-virus berbeda dengan anti-spyware. Kecurigaan saya semakin bertambah tatkala beberapa menit sekali Security Tool memunculkan pesan eror yang terkesan “memaksa”. Berikut langkah-langkah antisipasi manual yang saya lakukan:
1. Langsung saya matikan internet secara paksa, dengan mencabut modem Smart. Hal ini saya lakukan guna menghindari kontak Security Tool dengan internet. Setahu saya sih spyware itu berbahaya bila terhubung dengan internet.
2. Saya mencari program bernama Security Tool pada program Start – All Programs.
3. Setelah menemukan, klik kanan dan pilih Properties. Lalu copy Target Locationnya.
4. Klik kanan pada Start dan pilih explore. Paste-kan target location yang baru saja di copy ke addres bar di atas, hapus file bernama xxxxxxxx.exe (biasanya berupa angka acak) dan klik enter.
5. Setelah itu, cari aplikasi yang berupa angka acak tadi. misal: 01467433.exe. Klik kanan dan pilih cut. Lalu pergi ke desktop dan paste kan aplikasi berbahaya tersebut.
6. Hapus aplikasi yang baru di paste di desktop tersebut.
Hal di atas saya lakukan karena saya curiga dengan file 01467433.exe tersebut. Sebagaimana kita ketahui, ekstension .exe adalah suatu aplikasi. Namun anehnya, aplikasi ini muncul di taskbar dengan notifikasi pesan erornya, namun tak muncul di Task Manager (Ctrl+Alt+Del).
Ingin saya hapus langsung, tapi ternyata file tersebut di protect, maka saya pindahkan ke desktop untuk dihapus. Saya sadar betul kalau spyware ini belum 100% hilang, hanya saja saya bisa sedikit tenang karena program yang diperintahkan untuk muncul sudah saya hapus. Nah setelah itu saya lalu googling untuk mencari cara menghilangkan Security Tool, atau lebih tepatnya, membersihkan sisa Security Tool.
Jangan lupa untuk membersihkan cache dari browser (saya pakai Firefox) untuk menghindari pencurian password dsb.
Ciri-ciri terjangkit Security Tool:
- Komputer kamu akan menjadi sangat lambat/lemot.
- Kamu akan mendapatkan banyak pesan sistem keamanan
- Pesan pop up yang selalu muncul dan mengganggu.
- Muncul pesan scan palsu yang kelihatannya asli.
- Kemungkinan tertinggi adalah kamu disuruh untuk membeli full version-nya.
- Muncul laporan scan palsu.
Berikut cara menghilangkan Security Tool:
Download 2 aplikasi http://www.malwarebytes.org/affiliates/2-spyware/mbam-setup.exe dan http://www.2-spyware.com/spyware-doctor.exe.
Instal kedua aplikasi tersebut, lalu jalankan dan scan komputer kamu.
Jika proses scanning sudah selesai, pilih Show Result / Show Object Found. Lalu hapus file yang terinfeksi.
Selesai.
Dengan demikian, kedua aplikasi keren di atas akan sangat mempermudah kita dalam membersihkan spyware Security Tool. Semoga berguna
NB: Setiap malware, spyware dan virus akan selalu mengupdate dirinya. Karena itu alangkah bijaksananya jika Anda membaca dan googling artikel mengenai cara membersihkan Security Tool terlebih dahulu untuk mengetahui perkembangan dan cara terbaru untuk membasmi spyware ini. Karena bisa jadi penanganan untuk setiap komputer akan berbeda satu sama lain. Jadikan artikel ini sebagai salah satu referensi kamu.
Read More...