Tuesday, April 5, 2011

Cara Baru Mendinginkan Laptop :D


Bagi Anda yang memiliki laptop, pasti sering mengalami masalah dengan panas yang timbul dari komponen di dalamnya. Walaupun pada laptop sudah terdapat sistem pendingin internal, terkadang kemampuannya masih kurang maksimal, terlebih lagi masalah overheating jika tidak cepat diatasi dapat berujung pada kerusakan komponen laptop.

Cooling stand F5L001 merupakan cooling pad untuk laptop produksi Belkin yang mampu mengurangi panas berlebih pada laptop dan menjaga suhunya agar tetap stabil dengan cara yang berbeda dengan cooling pad lainnya.

Daya yang dibutuhkan bersumber dari lubang USB sehingga konsumsi daya yang dibutuhkan tidak besar. Alat ini juga tidak membutuhkan tambahan perangkat lunak/driver sehingga langsung bisa bekerja saat dihubungkan. Alat ini juga ringan dan tipis (pengait bagian bawah bisa dilipat) sehingga mudah untuk dibawa-bawa. Pada pad terdapat lapisan dari karet supaya laptop tidak mudah bergeser.

Jika kita lihat, di tengah pad terdapat sebuah kipas yang berfungsi untuk membuang udara panas dengan cara mengambil udara dari bawah dan mendorong udara panas keluar lewat sampingnya, sehingga itulah alasannya mengapa bentuk pad dibuat agak melengkung. Alat ini memanfaatkan sifat udara panas yang selalu bergerak ke atas, sehingga memberikan pendinginan yang maksimal, berbeda dari cooling pad lain yang mendorong keluar udara panas ke arah bawah. Read More...

Sunday, April 3, 2011

Mematikan Autoplay Saat Media External Masuk :)

Virus bisa dengan mudah menyerang komputer kita. Yupz. Apalagi saat media external masuk, dan autoplay dalam kondisi menyala. Hal itu dapat menyebabkan virus bekerja. Sebab itulah, kita perlu mematikan autoplay pada komputer saat media eksternal ditancapkan ke komputer.

Sebelumnya, saya mempostingkan artikel tentang hal ini juga, namun caranya melalui registry. Nah, sekarang melalui cara yang lebih mudah. Sama-sama melalui Run, namun dengan format yang berbeda. Caranya adalah:



1. Klik Start.
2. Run, ketikkan gpedit.msc, lalu OK.
3. Nanti akan muncul jendela seperti ini:
4.



5. Kemudian masuk ke Local Computer Policy –> Computer Configuration –> Administrative Templates.
6. Klik satu kali pada System.
7. Pada jendela bagian kanan, cari setting yang bernama “Turn off Autoplay”
8. Klik dua kali pada setting tersebut, atau klik kanan, pilih propertis.
9. Kemudian, pilih Enabled.
10. Di bawah nanti, akan muncul Turn off Autoplay. Pilih media yang diinginkan. Saya menyarankan, pilih all drives agar komputer lebih terproteksi dari virus luar.
11. Lalu klik OK.
Finish.
Oke, selesai, tidak perlu di restart-pun sudah menghasilkan efeknya. Read More...

Download Accelerator Plus (DAP) Premium :)

ini akselerator gak kalah sama IDM, coba aja download full versionnya


DOWNLOAD DISINI


atau



kalo misalnya link atau filenya erorr, complain aja.. Read More...

Cara Meningkatkan Kecepatan Transfer USB Flash Disk :P

Dengan cara ini anda dapat sedikit meningkatkan kecepatan transfer data flash disk anda. Caranya yaitu dengan mengubah system file flash disk yang sebelumnya FAT atau FAT32 ke NTFS. Mengapa NTFS ?
Bagi anda yang mementingkan keamanan dan kestabilan, NTFS lebih jauh lebih ampuh serta kemampuannya untuk meminimalkan fragmentasi serta kecepatannya. Jika dibandingkan dengan file system FAT32, NTFS masih jauh lebih unggul namun demikian NTFS masih ada sedikit kekurangan yaitu NTFS hanya bisa diakses oleh Windows NT, 2000, XP, dan vista. Akan sangat sulit diakses bahkan mungkin tidak dapat diakses sama sekali oleh sistem operasi lain seperti Windows 9x terutama apabila Anda melakukan dualboot system operasi.
Lalu bagaimana caranya mengubah ke NTFS? caranya mudah ikuti langkah berikut :

1. Klik kanan pada flash disk trs pilih "properties".
2. Pilih opsi tab "Hardware".
3. Di kolom All Disk Drives, pilih yang icon flashdisk anda misalnya punya saya tulisannya "USB 2.0 FS( Flash Disk )USB Devices"
4. Trs klik properties, di bagian bawah.
5. Pilih opsi tab "Policies".
6. Pilih yang "Optimize for performance". Klik OK.
7. Bila masih ada data2 penting di dalam flashdisk anda, dicopy dulu ke Harddisk, karena setelah diformat data2 yang ada di dala m flashdisk akan terhapus.
8. Sekarang format flashdisk anda caranya klik kanan > format, pada file system pilih yang NTFS. Klik Start.

Nah sekarang rasakan bedanya.. Read More...

Cara Menampilkan Huruf Jepang, Cina , dan Korea Di Komputer. :)


Mungkin anda pernah membuka website dari cina, jepang atau korea dan huruf yang muncul pada komputer hanya berupa kotak kotak saja. Bagi pengguna windows XP, Untuk mengatasinya anda dapat menggunakan cara ini :
Start ->Setting -> COntrol Panel -> Regional & Language Options -> pilih TabPage Language -> Centang semua opsi di suplemental Langguage Support> klik OK.
Nanti muncul pesan untuk memasukkan CD windows, masukkan saja CD nya
klik OK dan tunggu sampai proses selesai.
restart komputer kalo diminta.

Bagaimana tulisan cinanya sudah keliatan kan... Read More...

Cara Memperbaiki File Rar Yang Rusak / Corrupt :D

Mungkin sebagian besar sudah pada tahu cara ini, cara ini pertama kali aku tahu pas lagi nyewa cd game Winning Eleven dari rental. Pas aku install kok muncul pesan error yang intinya file rarnya sudah corrupt. Karena males buat ngembalikkan lagi akhirnya aku cari cara bagaiamana biar filenya bisa normal lagi. Buat yang belum tahu caranya ikuti langkah berikut :

1. Buka file rar yang corrupt.
2. Pilih menu tool>repair archive.
3. Trs pada browse pilih lokasi penyimpanan file. Pilih opsi "threat the corrupt archive as rar". Ok
4. Program akan memproses hingga selsai, dan ditandai dengan pesan "Done". sekarang close.
5. Nah coba cek di tempat penyimpanan yang telah anda set pada langkah 3, file rar yang telah direpair ditandai dengan nama "rebuilt.Nama_file".
6. Sekarang coba kembali file rar-nya.

Selain cara di atas ada juga software yang khusus untuk memperbaiki file rar, kalo gak salah namanya "RAR REPAIR TOOL". Kapan-kapan aku kasih linknya yah.. Selamat mencoba aja. Read More...

Cara Membuat Antivirus Di USB Flash Disk :)


Jengkel dengan Virus yang otomatis menginfeksi Flash Disk Anda saat Anda colokkan USB Flash Disk Anda ke port komputer yang terinfeksi virus?
Bagaimana tidak kita akali saja dengan Membuat Anti Virus AutoRun dari USB Removable Drive semacam Flash Disk?
Seringkali Virus akan membuat file “autorun.inf” yang ber-attribute file hidden dan system (dan/atau bisa juga termasuk file virus/trojan - server) begitu Anda memasangkan Flask Disk yang dijadikan target penginfeksian virus ataupun target pengintipan aktivitas user atau pencurian data user dengan Trojan.
file autorun.inf inilah command atau pemicu tereksekusinya file induk dan library virus/trojan yang sudah bersarang di komputer lokal atau jaringan tempat Flash Disk Anda berinteraksi dan berhubungan langsung.
Bila Anda pengguna OS Windows, seperti kita ketahui, Versi Windows sebelum generasi Windows Vista (termasuk Windows Windows XP), secara default tidak mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari media USB Removable Drives seperti External Hardisk ataupun Flash Drive/Flash Disk (kecuali dari media cakram digital) yang kemungkinan besar ditujukan untuk kepentingan keamanan. Windows hanya mengijinkan proses “AutoPlay” media saja seperti AutoPlay Movie/Music dari DVD atau command seperti Open/View file melalui windows explorernya.
Untungnya (dari faktor kemudahan) sekaligus sayangnya (dari faktor keamanan), Windows Vista secara default telah memperkenankan proses “AutoRun” dilangsungkan dengan dafault opsi yang bisa Anda pilih secara permanen.

Lalu bagaimana mengakali Windows XP agar bisa mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari removable drives seperti External Hardisk maupun Flash Disk?
Di bawah ini Penulis sampaikan teknis pembuatan AutoRun AntiVirus pada Flash Disk.
LANGKAH I - Download ANtiVirus yang bersifat Portable
Kenapa harus Portable? Karena tujuan dari pembuatan AutoRun File dari Flash juga bersifat portable, jadi program rujukan, dalam hal ini Anti Virus, bisa dijalankan langsung dari Flash Drive tanpa diperlukan instalasi.
Anda bisa menggunakan ANSAV (Ansav.exe - jangan ANSAV Security Guard) atau PCMAV (PCMAV-CLN.EXE - Jangan PCMAV-RTP.EXE)
Masukkan file Anti Virus Portable (plus file library pendukungnya - bila ada) tersebut ke dalam Flash Disk Anda. Dalam contoh kali ini, untuk mempermudah, letakkan saja di Root Flash Disk Anda tanpa perlu Anda masukkan ke dalam folder.
LANGKAH II - Pembuatan AutoRun Dari Flash Disk
Ada 2 (dua) opsi yang bisa Anda pilih:

1. Menggunakan bantuan software orang lain, atau
2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri

1. Menggunakan bantuan software orang lain
Nomor ini tidak akan menjadi bahan pembicaraan inti pada Artikel ini.
Namun bila Anda menghendaki, Penulis merekomendasikan Anda untuk menggunakan aplikasi bernama APO USB AutoRun yang sangat bagus dan berkualitas, berfungsi dengan baik pada Windows XP SP2, berukuran file kecil, dan gratis lagi.
APO AutoRun USB akan membuat service bernama autorunusb.exe yang berjalan di background sebagai detektor yang bertugas memindai file autorun.inf pada root removable drive dan mendeteksi semua executable files pada media removable drive serta akan mencocokkan executable files tersebut dengan file name dan path file yang dirujuk oleh file autorun.inf tersebut.
Yang penulis heran dari software ini, APO tetap akan melakukan scan pada seluruh executable files yang ada pada media removable drives.
Namun, walau efeknya sedikit memperlambat kinerja komputer, proses scanning tersebut Penulis cermati dan rasakan sangat bermanfaat juga untuk memindai keberadaan Virus pada Removable Drives yang belum sempat terdeteksi oleh AntiVirus yang aktif di komputer. Begitu proses scanning menemukan suatu executable files atau script yang dianggap sebagai malware oleh AntiVirus tersebut, maka akan memicu (trigger) notifikasi dari AntiVirus bahwa telah ditemukan threat (virus).
Sayangnya APO AutoRun USB harus Anda install dulu sebelum Anda bisa mengaplikasikan AutoRun dari flash disk. Untungnya APO AutoRun USB juga telah menyertakan instalasi untuk keperluan portable plus autorun.inf builder.
2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri
Teknik yang bisa Anda lakukan adalah pertama-tama dengan sedikit mengubah struktur HEX pada Windows Registry.
Bila sebelumnya atau secara default Windows tidak mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka Registry-nya seperti ini:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000095
Agar Windows bisa mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka ubah Registrynya menjadi:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000091
Anda bisa mengCopy Registry Lines tersebut, lalu Anda simpan sebagai (misal): “AutoRun_Removable_Media_Enable.reg” untuk Anda Klik kanan dan Merge (gabungkan) dengan Windows Registry Database.
Setelah Anda berhasil memasukkan Registry Entry Files ke dalam Windows Registry Database, maka pekerjaan Anda yang terakhir adalah membuat file “autorun.inf” yang berfungsi sebagai Command dengan rujukan ke File Anti Virus yang telah Anda download dan masukkan ke dalam Flash Disk Anda (pada Langkah I)
Dalam contoh ini, Penulis menggunakan PC Media Anti Virus PCMAV-CLN.EXE yang filenamenya telah Penulis ubah menjadi PCM4V-CL34N32.EXE guna menghindari pendeteksian Virus yang dimungkinkan akan memblokir PCMAV-CLN.EXE.
Maka file “autorun.inf” PCMAV menjadi seperti ini:

PC Media Anti Virus
[AutoRun]
open=PCM4V-CL34N32.EXE
icon=PCMAV.ICO
shellexecute=PCM4V-CL34N32.EXE
shell\Scan Virus\command=PCM4V-CL34N32.EXE
shell=Scan Virus
Salin baris-baris INF tersebut, dan simpan sebagai .INF file dengan nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip), kemudian letakkan file “autorun.inf” tersebut pada Root Flash Disk Anda.
KETERANGAN

* Untuk file ICON dari PCMAV, Penulis extract dari file PCMAV-CLN.EXE, yang mana ICON file tersebut juga ditempatkan pada Root Flash Disk. Anda bisa menghilangkan/menghapus baris “icon=PCMAV.ICO” yang digunakan untuk memunculkan ICON File PCMAV sebagai Icon penanda Flash Disk seperti pada screenshot di atas. Baris rujukan ICON ini tidak mempengaruhi proses AutoRun. Namun bila Anda menginginkan PCMAV ICON tersebut, Anda bisa mendownloadnya dengan klik link ini.
* Baris-baris INF tersebut bisa Anda modifikasi sesuai selera tulisan Anda, yang penting path file Anda tidak salah; file tujuan Anda rujuk secara relatif.
* Jangan Lupa, untuk menghindari terhapusnya file dengan begitu mudahnya, sebaiknya sembunyikan saja File Anti Virus berserta library file pendukungnya (bila ada) maupun file “autorun.inf”nya dengan mengeset File Attributnya dengan “hidden” dan bila perlu “system”. Satu rekomendasikan lagi, alangkah baiknya, semua File tersebut Set File Attributenya menjadi “Read Only” agar, secara sederhana, tidak bisa termodifikasi.

Untuk keperluan setting modifikasi File Attribute terbut Anda bisa melakukannya dengan Select All files yang akan disembunyikan, lalu klik kanan file-file tersebut, pilik dan klik “properties”, dan beri tanda centang pada check box “hidden. Sedang untuk set menjadi “system”, Anda bisa menggunakan Windows ATTRIB.EXE di lingkungan kerja DOS atau Anda bisa juga menggunakan Attribute Changer yang berlingkungan kerja GUI. Q = Lho, katanya ga pake tool ya? A = untuk mudahnya, gunakan Attribute Changer bila ATTRIB.EXE dirusak/dihapus Virus/Admin dan Anda malas untuk extract dari Windows CAB.

Selamat Mencoba (y) Read More...